MAKALAH: MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH PADA KEGIATAN KEPEMUDAAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Perjalanan
bangsa Indonesia sejatinya tidak terlepas dari keberadaan pemuda, justru
sejarah telah mencatat dalam perkembangan lahirnya bangsa Indonesia pada masa
perjuangan kemerdekaan, masa kemerdekaan bahkan pasca masa kemerdekaan itu
sendiri tidak terlepas dari peranan pemuda.
Pemuda adalah
individu yang secara fisik sedang mengalami pertumbuhan jasmani dan secara
psikis sedang mengalami perkembangan emosional. Dengan begitu pemuda merupakan
sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun kelak (Hasibuan, 2008: 4). Oleh
karena itu, pemuda menjadi titik strategis untuk tumpahnya perhatian dari
berbagai kalangan baik kepentingan formal maupun non-formal, sesaat maupun
jangka panjang, individual maupun organisasional.
Kaum muda merupakan manusia-manusia yang memiliki semangat kuat dan cerdas. Oleh
karena itu, pemuda adalah
suatu generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam-macam harapan,
terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda
diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan
generasi sebelumnya, generasi yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.
Di pundak
pemuda terdapat bermacam-macam harapan, terutama dari generasi lainnya. Hal ini
karena mereka diharapkan dapat menjadi generasi penerus, yang akan melanjutkan
perjuangan generasi sebelumnya, dan generasi yang harus melangsungkan estafet
pembangunan secara terus-menerus. Pemuda akan kehilangan fungsinya sebagai
penerus fungsinya, karena pemuda akan menghadapi berbagai permasalahan, pemuda
memiliki potensi yang melekat pada dirinya dan sangat penting artinya sebagai
sumber daya manusia. Oleh karena itu, berbagai potensi positif yang dimiliki
generasi muda ini harus digarap, dalam arti, di kembangkan dan di bina sehingga
sesuai dengan asas, arah, dan tujuan pengembangan dan pembinaan generasi muda
di dalam jalur-jalur pembinaan yang tepat serta senantiasa bertumpu pada
strategi pencapaian tujuan nasional, sebagaimana terkandung didalam Pembukaan
Undana-Undang Dasar 1945.
Di dalam masyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial.
Kedudukannya yang strategis sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan
sumber insani bagi pembangunan bangsanya. Pemuda dapat mengembangkan potensi
yang dimiliki dengan melakukan dan menggerakkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya
membangun di setiap daerah atau tempat ia tinggal. Misalnya di gampongyang
ditempatinya, pemuda harus mampu melakukan kegiatan yang dapat membangun
sehingga menumbuhkan rasa bangga masyarakat kepada generasi muda tersebut.
Seperti halnya di desa-gampongdi
Indonesia, gampongJeumpa B juga memiliki pemuda dan lembaga kepemudaan. GampongJeumpa
B memiliki lembaga kepemudaan yang pada dasarnya kegiatan kepemudaan yang
biasanya dilakukan yaitu mengkordinasikan para pemuda-pemudi untuk menggerakan
kegiatan seperti kegiatan gotong royong, perlombaan antar dusun yang diadakan
pada hari-hari besar tertentu. Di samping itu lembaga kepemudaan memiliki
fungsi untuk menjalin tali silahturahmi antarwarga terutama para pemuda GampongJeumpa
B. Tetapi permasalahanya adalah para pemuda GampongJeumpa B kurang
berpartisipasi aktif dalam menggerakkan kegiatan kepemudaan itu sendiri, hal
ini disebabkan kurangnya kordinasi antara lembaga pemerintahan GampongJeumpa B
dan Lembaga Kepemudaan tersebut. Oleh karena itu penulis tertarik untuk
mengkaji lebih lanjut lagi mengenai permasalahan kegiatan-kegiatan kepemudaan
dan solusi dari masalah yang dihadapi.
B. Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan dari tulisan ini
adalah untuk mengetahui kegiatan-kegiatan kepemudaan yang ada di GampongJeumpa
B Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara. Selain itu juga untuk mengetahui
permasalahan yang dihadapi para pemuda pada kegiatan kepemudaan dan pemecahan
masalah yang dilakukan oleh para pemuda di GampongJeumpa B.
BAB II
GAMBARAN UMUM
A.
Gambaran Gampong Jeumpan B
Gampong Jeumpa B merupakan salah satu gampongdi Kecamatan
Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Privinsi Aceh. Nama Gmpong Jeumpa di ambil dari nama pohon bunga yang terkenal di
Aceh yaitu bungong Jeumpa. Gampong Juempa B
memiliki luas wilayah + 365Ha dengan batas-batas wilayah sebagai berikut
:
1.
Sebelah Utara berbatasan dengan gampong Tengoh B
2.
Sebelah Selatan berbatasan dengan gampong Pante B
3.
Sebelah Timur berbatasan dengan gampong Rayeek Naleung
4.
Sebelah Barat berbatasan dengan gampong Alue
Seperti gamponglainnya, aktifitas di gampong Jeumpa B yang menyangkut dengan kepemuaan meliputi kegiatan yang
positif yang berhubungan dengan kegiatan keagamaan, sosial dan olahraga. Dengan
kegiatan tersebut menunjukkan pemuda gampongmekargalih memiliki potensi yang
besar serta keinginan untuk maju dan berkembang dengan baik. Dengan tersalurkan
oleh kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para pemuda jauh dari kegiatan yang
negatif seperti seperti perilaku kekerasan, narkoba, sex, pornografi, kriminal,
dll.
Dengan suasana gampongJeumpa B yang religius dan didukung dengan masjid dan
pondok pesantren para pemuda sangat antusias dengan kegiatan pengajian, acara
maulid nabi serta acara keagamaan besar lainnya.
B.
Kegiatan-kegiatan Kepemudaan di Gampong Jeumpa B
Kegiatan-kegiatan kepemudaan yang ada di gampong Jeumpa B
adalah sebagai berikut :
1.
Pengajian Mingguan
Pengajian ini dilaksanakan tiap malam sabtu ba’da Isya dengan kajian
tilawah Qur’an dan pemahaman artinya, dan juga ilmu-ilmu lain yang diajarkan
oleh Ustad/Teungku dari masyarakat GampongJeumpa B sendiri.
2.
Kegiatan Gotong Royong
Kegiatan
gotong royong ini melibatkan seluruh warga desa, seperti kerja bakti yang rutin
dilakukan setiap hari Sabtu atau Minggu setiap minggunya yaitu untuk
pembersihan pekarangan Meunasah. Selain itu juga membantu untuk
mengkordinasikan kegiatan gotong royong untuk membersihkan saluran irigasi di
sawah. Dalam gotong royong pembersihan
saluran irigasi tersebut, biasanya para pemuda mengkordinasikan warga antar
dusun untuk bergantian membersihkan saluran irigasi, biasanya per pemuda
memiliki jatah pembersihan sepanjang 1-2 meter.
3.
Perlombaan Olahraga antar Dusun
Perlombaan
Olahraga antar dusun ini melibatkan seluruh warga dusun di GampongJeumpa B.
Biasanya perlombaan ini dilakukan ketika hari besar tertentu, seperti
Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Perlombaan yang biasanya dilakukan
adalah :
a. Perlombaan
Bola Voli antar dusun
b. Perlombaan
Sepak Bola/Futsal antar dusun
4.
Maulid Nabi
Pada acara
Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya para pemuda mengadakan acara dakwah
Islamiah.
5.
Kegiatan Olahraga
Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti.
Latihan olahraga penting tidak hanya penting untuk memelihara kebugaran fisik
tetapi juga kesehatan mental. Warga GampongJeumpa B memiliki hobi
olahraga yaitu Bola Volly, sehingga pemuda GampongJeumpa B memiliki klub bola
volly yang diberi nama Putra Kiber VC. Dan setiap
sore pemuda mengadakan latihan rutin.
BAB III
PERMASALAHAN
DAN PEMECAHAN MASALAH
KEGIATAN
KEPEMUDAAN
A. Permasalahan Kegiatan Kepemudaan
Kegiatan-kegiatan kepemudaan di gampongJeumpan B yang telah disinggung pada
pembahasan bab sebelumnya yaitu Pengajian Mingguan,
Kegiatan Gotong Royong, Perlombaan Olahraga antar Dusun, Maulid Nabi dan Kegiatan
Olahraga.
Permasalahan yang terjadi pada setiap kegiatan kepemudaan timbul karena permasalahan generasi muda itu
sendiri. Permasalahan generasi muda yang muncul pada saat ini antara lain
sebagai berikut:
a. Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan
nasionalisme di kalangan masyarakat, termasuk jiwa pemuda.
b. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda
terhadap masa depannya.
c. Belum seimbang antara jumlah generasi pendidikan yang
tersedia, baik yang formal maupun nonformal. Tingginya jumlah putus sekolah
karena berbagai sebab bukan hanya merugikan generasi muda sendiri, tetapi juga
merugikan seluruh bangsa.
d. Kekurangan lapangan dan kesempatan kerja serta
tingginya tingkat pengangguran dan setengah pengangguran di kalangan generasi
muda mengakibatkan berkurangnya prokdutivitas oleh nilai-nilai (kekuasaan,
rakyat, dan sebagainya), makin besar kemungkinan timbulnya pengaburan
arti. Karena itu,
masalah arti menjadi sangat penting.
Permasalahan yang terjadi di gampongjeumpa B terhadap kegiatan kepemudaan
yang sudah dibentuk yaitu kurang minat pemuda terhadap kegiatan yang bersifat
agama dan sosial, pemuda lebih cenderung menyukai kegiatan yang bersifat olah raga.
Pada kegiatan agama (pengajian malam), di gampongJemumpa B terlihat pemuda
yang menghadiri kegiatan pengajian masih minim. Pengajian dilakukan setiap
malam Sab’tu yang dimulai setelah shalat magrib dan berakhir setelah sholat
insya. Jika dicermati, pengajian dilakukan hanya selama 1 jam, karena dimulai
setelah shalat magrib jam 6.30wib dan berakhir pada waktu shalat insya pukul
8.00wib. dan juga pada saat berlangsungnya pengajian, banyak pemuda yang
nongkrong di warung kopi dan tempat terbuka lainnya.
Pada kegiatan sosial, kegiatan gotong royong merupakan kegiatan sosial dapat
dilihat dari kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh pemuda untuk pembangunan
desa. Permasalahan yang terjadi misalnya gotong royong membersihkan
saluran irigasi, para pemuda masih banyak yang tidak membantu dan menghiraukan
kegiatan tersebut, banyak pemuda menganggap bahwa mereka tidak perlu
membersihkan saluran irigasi karena belum memiliki sawah sendiri. Kegiatan
sosial lainnya yaitu pada saat gotong royong mendirikan tenda pada saat ada
masyarakat terkena musibah (meninggal), banyak juga pemuda yang tidak hadir
untuk membantu. Beda halnya dengan gotong-royong mendirikan tenda untuk
penduduk yang mengadakan pesta perkawinan, banyak dari pemuda meluangkan waktu
untuk datang membantu.
Pada kegiatan olahraga. Olahraga merupakan suatu fenomena yang mendunia dan
menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bahkan melalui olahraga dapat dilakukan national character building suatu
bangsa, sehingga olahraga menjadi sarana strategis untuk membangun kepercayaan
diri, identitas bangsa, dan kebanggaan nasional. Berbagai kemajuan pembangunan
di bidang keolahragaan yang bermuara pada meningkatnya budaya dan prestasi
olahraga. Kegiatan olahlaga yang terjadi di GampongJeumpa
B, para pemuda sangat antusias membantu setiap kegiatan yang
diadakan. Akan tetapi permasalahan juga sering timbul dari kegiatan kepemudaan
yang bersifat olah raga tersebut, hal ini terlihat banyak pemuda yang kecewa
setelah kegiatan olah raga dilakukan (misalnya pertandingan bola volly)
dikarenakan penggunaan anggaran yang tidak sesuai atau tertutup. Selain itu permasalahan berkaitan dengan
kegiatan pelatihan rutin olah raga (volly), dimana
masih kurangnya fasilitas untuk latihan misalnya masih kurang jumlah bola dan
lapangan volley masih bertanah sehingga jika musim penghujan latihan tidak bisa
dilakukan karena lapangan becek.
B. Pemecahan Masalah pada Setiap Kegiatan Kepemudaan
Setiap permasalahan yang telah
diuraikan di atas, tentunya memiliki solusi dan pemecahan masalah tersendiri
yang dilakukan oleh organisasi pemuda di GampongJeumpa B. Pada dasarnya dalam memecahkan
masalah yang telah di uraikan diatas, diperlukan tiga jenis kegiatan yang harus
dilakukan yaitu persiapan, definisi, dan solusi. Usaha definisi mencakup
mengidentifikasi masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya. Usaha
solusi mencakup mengindentifikasi berbagai solusi alternatif dan memilih salah
satu yang nampaknya positif, menerapkan solusi dan membuat tindak lanjut untuk
meyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Untuk mengatasi setiap permasalahan
yang terjadi pada kegiatan kepemudaan tersebut, kepala pemuda menjalin kerja
sama dengan perangkat pemerintahan gampongatau meminta saran dari perangkat
desa. Dan kepala pemuda mengambil kebijakan bahwa untuk menghidupkan suasana
pengajian di meunasah para pemuda diwajinkan untuk datang kepengajian, jika
tidak maka tidak boleh keluar rumah sebelum jam 8.00Wib. Dan juga memberlakukan piket atau daftar wajib hadir ke pengajian atau
majelis taklim untuk setiap pemuda yang ada di gampongJeumpa B, dimana setiap
minggu para pemuda diwajibkan piket satu malam untuk hadir ke pengajian.
Untuk pemecahan masalah kegiatan
sosial. Pemuda diarahkan oleh perangkat gampongmelalui sosialisasi tentang
pentingnya gotong royong dan kerja bakti. Gotong
royong akan memudar apabila rasa kebersamaan mulai menurun dan setiap pekerjaan
tidak lagi terdapat bantuan sukarela, bahkan telah dinilai dengan materi atau
uang. Kerja bakti pembersihan saluran irigasi yang dilakukan
pemuda akan sangat menguntungkan dalam mata pencaharian pemuda pada saat panen
tiba. Pada saat penen tiba, pemuda akan menikmati hasil penen/mendapat jerih
setelah melakukan pekerjaan yang dibutuhkan pada saat penen. Untuk
membangkitkan semangat kerja bakti bagi pemuda, pihak perangkat gampongmemberikan
apresiasi kepada pemuda yang mau ikut membantu dengan memberikan uang minum
seadanya bagi pemuda yang ikut bakti sosial. Sedangkan pemecahan masalah yang
dilakukan kepala pemuda yaitu memberlakukan denda
bagi pemuda yang tidak membantu gotong royong atau kerja
bakti dengan denda membayar uang sebesar 5000 bagi pemuda yang tidak bisa hadir.
Sedangkan pemecahan
masalah yang dilakukan oleh pemuda gampongJeumpa B yang timbul dari kegiatan
olah raga yaitu dengan membentuk panitia pada setiap kegiatan olah raga yang
dilakukan. Panitia yang dibentuk merupakan pilihan atau hasil poling dari
seluruh pemuda yang ada didesa. Panitia yang dibentuk diwajibkan untuk
melaporkan hasil kegiatan yang telah dilakukan. Dimana pembukuan terhadap
kegiatan yang telah dilakukan oleh panitia wajib dipertanggung jawabkan dengan
melaporkan hasil kegiatan yang telah dilakukan, laporan pertanggung jawaban
harus disampaikan secara rinci kepada semua pemuda gampongdengan mengadakan
rapat pertanggung jawaban kegiatan yang telah dilakukan panitia kepada seluruh pemuda.
Selain itu untuk melengkapi seluruh keperluan alat pelatihan volley, kepala
pemuda menyisihkan dana sebesar 20% dari dana kepemudaan untuk membeli
keperluan volley seperti bola, net, jarring lapangan dan untuk keperluan
plasteran lapangan.
BAB IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian yang telah dib ahs, dapat penulis simpulkan bahwa
kegiatan kepemudaan yang ada di gampongJeumpa B yaitu kegiatan pengajian, bakti
social (gotong rotong), perlombaan olah raga, dakwah, dan kegiatan olah raga. Permasalahan
yang terjadi di gampongjeumpa B terhadap kegiatan kepemudaan yang sudah
dibentuk yaitu kurang minat pemuda terhadap kegiatan yang bersifat agama dan
sosial, pemuda lebih cenderung menyukai kegiatan yang bersifat olah raga.
Pada dasarnya dalam
memecahkan masalah yang dilakukan pemuda gampongJeumpa
B dilakukan dengan tiga pendekatan yaitu
persiapan, definisi, dan solusi. Untuk mengatasi setiap permasalahan yang terjadi
pada kegiatan kepemudaan tersebut, kepala pemuda menjalin kerja sama dengan
perangkat pemerintahan gampongatau meminta saran dari perangkat desa.
B.
Saran
Adapun saran yang dapat
penulis sampaikan yaitu diharapkan kepada seluruh pemuda di gampongJeumpa B
untuk mengikuti setiap kegiatan kepemudaan yang dilakukan, sehingga mampu
membangkitkan semangat generasi muda yang penuh iman, taqwa dan sehat jasmani
dan rohani. Untuk setiap kegiatan yang dicanbangkan kepala pemuda harus
mengkonsultasikan dengan perangkat gampongdan seluruh pemuda yang ada di gampong
untuk berhasilkan setiap kegiatan yang akan dilakukan. Adapun solusi dan saran untuklLembaga lepemudaan gampong
Jeumpa B
1. Perlu adanya kordinasi yang integratif antara pihak
Lembaga Kepemudaan dan Pemerintahan daerah agar tidak terjadi Distorsi
informasi.
2.
Perlu adanya pelatihan upgrading kepemudaan tentang
motivasi untuk membangun gampong
3. Kordinasi dan penghargaan masyarakat terhadap
kepemudaan sangat diperlukan dalam menggerakan pemuda di gampong
DAFTAR PUSTAKA
Drs. Mawardi- Ir. Nur Hidayati, (2009). Remaja dan Pemuda dalam
Permasalahan Generasi Nasional. Jakarta: Yarsif Watampone.
Hasibuan,
(2008), Pendekatan Pokok Dalam
Mempertimbangkan Remaja Masa Kini. Bandung: CV. Pustaka Setia.
ICT Sumenep, (2014). Pemuda dan Kegiatan Kepemudaan, http://dpdldiisumenep.wordpress.com/pemuda-kegiatan-kepemudaan.html
Ferdiyan Pratama (2014), Membangkitkan Karang Taruna. http://puspensos-kemsos.go.id/modules.php?name=file=article&sid=61.html

Comments
Post a Comment
Silahkan Beri Komentar Anda