Posts

Showing posts with the label kondisi masyarakat arab pra islam

KONDISI MASYARAKAT ARAB PRA ISLAM (BAGIAN: KONDISI EKONOMI MASYARAKAT ARAB PRA ISLAM)

Image
 KONDISI MASYARAKAT ARAB PRA ISLAM BAGIAN :  Kondisi Ekonomi Masyarakat Arab Pra Islam Kondisi ekonomi bangsa Arab saat sebelum datangnya Islam sebenarnya sudah maju, karena sebagian besar masyarakat arab berprofesi sebagai pedagang/berniaga. Perdagangan merupakan mata pencaharian mereka, meskipun ada juga yang bertani dan berternak. Untuk lebih jelasnya tentang kondisi ekonomi masyarakat arab sebelum datangnya Islam, simak penjelasan berikut! ---- Masyarakat arab terbagi menjadi dua wilayah, yaitu masyarakat Arab Badui dan Hadhari. 1. Arab Badui Masyarakat arab Badui yaitu mereka yang tinggal di perkampungan. Masyarakat arab Badui menggantungkan sumber kehidupannya dengan beternak. Mereka hidup secara nomaden atau berpindah-pindah sambil menggiring ternak mereka menuju daerah dengan curah hujan tinggi atau ke padang rumput. Dari hewan ternak mereka bisa mengkonsumsi daging, meminum susu serta membuat pakaian dari bulu domba. Tatkala kebutuhan mereka terpenuhi, mereka menjual ...

Kondisi Masyarakat Arab Pra Islam (Bagian: Kondisi Sosial Masyarakat Arab Pra Islam)

Image
KONDISI MASYARAKAT ARAB PRA ISLAM (BAGIAN : Kondisi Sosial Masyarakat Arab Pra Islam) Masyarakat Arab sebelum datangnya Islam dikenal dengan masyarakat yang hidup di zaman Jahiliyyah .  Dimana masyarakat benar-benar hidup dengan segala perbuatan yang buruk dan sama sekali tidak masuk akal. Bagaimana kondisi sosial masyarakat arab di zaman jahiliyyah , simak penjelasan! Pada zaman Jahiliyyah, masyarakat arab identik dengan kondisi sosial yang sangat buruk.  Adapun kebiasaan-kebiasaan buruk mereka adalah minum-minuman khamr (arak) sampai mabuk, berjudi, berzina dan merampok serta melakukan berbagai bentuk kejahatan lainnya. Mereka memposisikan perempuan pada posisi terendah. Karena perempuan dianggap mahluk lemah yang tidak punya kemampuan dan kekuatan untuk membela diri. Yang lebih buruknya lagi mereka mempunyai tradisi mengubur anak perempuan hidup-hidup saat masih balita, karena meraka merasa malu dan terhina mempunyai anak perempuan. Mereka menganggap anak perempuan itu memb...